Simak! Inilah Perbedaan Asuransi Mobil All risk dan TLO

illustrations illustrations illustrations illustrations illustrations illustrations illustrations
Simak! Inilah Perbedaan Asuransi Mobil All risk dan TLO

Published on Sep 29, 2021 by handfasting

Stepanavan.info - Dapat dikatakan bahwa kesadaran masyarakat Indonesia tentang potensi bahaya di jalan raya cukup tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya polis asuransi mobil yang ditawarkan di Indonesia. Asuransi mobil sendiri dibagi menjadi dua bagian, dan tentunya perbedaan asuransi mobil all risk dan TLO bisa anda simak dari segi perlindungan terhadap kendaraan anda.

Hal ini wajar karena jika melihat risikonya, banyak terjadi kecelakaan di jalan raya, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Bagi yang ingin membeli polis asuransi kendaraan, mungkin akan bingung memilih asuransi All Risk Car Insurance atau Car Total Loss Only (TLO).

Oleh karena itu, pemilik mobil perlu mengetahui perbedaan asuransi mobil all risk dan TLO, apa saja yang ditanggung dan bagaimana cara menghitung preminya. Caranya akan dijelaskan secara rinci di bawah ini.

Kenapa Asuransi Mobil itu Penting?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengindikasikan bahwa kecelakaan lalu lintas merupakan pembunuh terbesar ketiga di Indonesia setelah penyakit jantung koroner dan tuberkulosis. Menurut data Corlantas Polly, sepanjang tahun 2016 terdapat 105.374 kasus. Kelalaian manusia menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan.

Dipahami juga bahwa faktor ini tidak hanya datang dari kita, tetapi juga dari orang lain. Di jalanan, mengabaikan orang lain bisa berakibat buruk bagi kita. Bahkan jika seseorang mengemudi dengan tertib, mereka mungkin menjadi korban dari mengemudi secara sembrono.

Risiko cedera dan kematian dapat dikurangi dengan meningkatkan keselamatan, tetapi risiko kerusakan kendaraan sering kali tidak dapat dihindari, baik kerusakan kecil maupun besar. Hal inilah yang membuat mobil kita, dalam hal ini mobil, membutuhkan asuransi. Apalagi, biayanya cukup mahal meski kerusakannya hanya goresan pada mobil.

Kecelakaan bukan satu-satunya penyebab. Pencurian dan pencurian kendaraan semakin hari semakin meningkat dimana-mana. Tidak hanya di kota-kota besar, tempat-tempat kecil dan sepi sering menjadi sasaran kejahatan.

Risiko kehilangan mobil terus meningkat. Oleh karena itu, sangat logis bagi seseorang untuk memutuskan untuk membeli asuransi mobil terbaik. Mungkin sebagian dari anda masih bertanya tanya mengenai perbedaan asuransi mobil All risk dan Total Lost Only (TLO). Berikut penjelasannya.

Perbedaan Asuransi Mobil All Risk dan TLO

Lalu, ketika Anda memutuskan, jenis asuransi mobil apa yang akan diambil? Pertama, kita perlu mengetahui dua jenis asuransi mobil terlebih dahulu serta kelebihan dan kekurangannya. Asuransi mobil dibagi menjadi dua bagian yakni All risk dan TLO:

1. Asuransi Mobil Total Loss Only (TLO)

Total Loss Only (TLO) secara harfiah berarti “hanya (jika) kerugian total”. Artinya, klaim asuransi hanya dapat diajukan jika terjadi “kerugian total”. Asuransi mobil berarti lebih dari 75% kerusakan, kehilangan, pencurian, atau penyitaan.

Jika kerusakan kurang dari itu, Anda tidak akan diberi kompensasi atas kerusakan tersebut. Standar 75% diambil karena sudah dipastikan mobil tidak bisa digunakan. Keuntungannya adalah premi asuransi TLO lebih rendah dari semua asuransi mobil lainnya.

2. Asuransi Mobil All Risk

Semua risiko dapat diartikan sebagai ‘semua risiko’. Asuransi ini disebut juga komprehensif atau total. Artinya, pihak asuransi akan membayar klaim atas segala jenis kerusakan, mulai dari kerusakan ringan hingga kerusakan berat hingga kerugian.

Tidak seperti TLO, hanya goresan kecil pada kendaraan, pihak asuransi akan membayar klaim asuransi. Hanya saja asuransi mobil all risk, dan pembiayaannya lebih mahal dari TLO.

Bisakah Polis Asuransi All Risk dan TLO Dikombinasikan?

Tidak perlu bingung. Anda dapat menggabungkan TLO dan All Risk. Misalnya, jika mobil yang ingin Anda asuransikan baru saja keluar dari showroom atau Anda mungkin telah mengambil pinjaman mobil bekas, tidak ada salahnya membeli polis all-risk untuk dua tahun pertama. Setelah itu, mobil dapat diasuransikan dengan membeli polis asuransi TLO di tahun ketiga dan seterusnya.

Beban keuangan dibandingkan dengan risiko kerugian merupakan pertimbangan penting. Memang, mobil baru membutuhkan biaya yang relatif lebih tinggi meskipun kerusakannya hanya kerusakan ringan. Saat mobil semakin tua, tidak ada salahnya beralih ke Total Loss Only.

Penutup

Itulah pembahasan singkat dari kami mengenai perbedaan asuransi mobil All risk dan Total Lost Only (TLO) yang bisa anda jadikan pertimbangan untuk menyesuaikan asuransi mana yang sesuai dengan mobil anda.