14 Macam dan Jenis rekening Tabungan Bank BNI

illustrations illustrations illustrations illustrations illustrations illustrations illustrations
14 Macam dan Jenis rekening Tabungan Bank BNI

Published on Aug 31, 2021 by handfasting

Tidak semua orang buka rekening BNI untuk menabung. Sebagian ada buat keperluan lain. Contoh transaksi harian, urusan bisnis, investasi, pendidikan anak, perencanaan haji, dan sebagainya. BNI tahu itu. Makanya menyediakan lebih dari 14 tipe yang berbeda.

Masing-masing jenis dan macam macam tabungan BNI memiliki kelebihan dan kekurangan. Tidak perlu membandingkan. Kita tahu bahwa akun dengan fitur lengkap dan limit besar pasti memiliki biaya administrasi yang mahal. dan sebaliknya. Fitur akun terbatas dan murah. Bahkan yang gratis alias tidak ada diskon bulanan.

Jadi pilihlah akun yang sesuai saat ingin membuat akun. Jangan sampai terbebani biaya administrasi yang selangit meski tidak menggunakan fasilitas. Caranya adalah dengan mengetahui detail masing-masing rekening tabungan BNI terlebih dahulu. Kemudian ambil apa yang Anda butuhkan.

1. BNI Taplus

Jenis dengan jumlah pengguna terbesar. Tentu saja, karena bisa dipublikasikan. Orang-orang dari profesi apa pun dapat mengajukan permohonan untuk konstruksi. Orang biasa, pejabat atau siswa dipersilakan. Belum lagi warga negara Indonesia, orang asing tidak dalam sengketa.

Rekening BNI Taplus cocok untuk transaksi harian. Alasannya karena fiturnya yang lengkap. Ada buku rekening, kartu ATM, hingga electronic banking (SMS banking, mobile banking, internet banking, phone banking). Jika mau, Anda juga dapat menggunakannya untuk menyimpan/menyimpan uang.

Persyaratan untuk membuat BNI Taplus sangat mudah. Setoran awal minimal Rp250.000,00 atau Rp50.000,00. Warga negara Indonesia hanya membutuhkan KTP dan NPWP tidak wajib. Sedangkan WNA, gunakan paspor selain KIMS/KITAS/KITAP. Biaya administrasi yang dikenakan adalah Rs 15.000 - Rs 25.000 per bulan.

2. BNI Taplus Bisnis

BNI Taplus Bisnis agak mirip dengan di atas. Bedanya, tipe ini lebih menyasar pengusaha. Manufaktur dapat dibuktikan atas nama perusahaan. Namun, individu masih diperbolehkan. Selama Anda siap untuk biaya manajemen yang lebih besar.

Manajemen yang mahal sepadan dengan fitur yang ditawarkan. Selain layanan perbankan elektronik, nasabah berhak mendapatkan kartu ATM emas atau platinum. Kartu ini memiliki limit transaksi yang besar. Pada saat yang sama, buku besar tidak kalah istimewanya: dapat mencatat transaksi yang lebih lengkap.

Pembuatan BNI Taplus Bisnis untuk Perorangan membutuhkan setoran awal sebesar Rp1.000.000,00. Kondisi non-individu lebih sulit. Anda harus berbadan hukum dengan melampirkan Surat Kuasa Pengangkatan Pengelola Rekening, Bukti Administrasi/Pejabat, dan data lainnya seperti NPWP, Akta Pendirian, Izin Usaha dan SITU.

3. BNI Tappa

BNI Tappa adalah singkatan dari BNI Taplus Pegawai. Kadang disebut juga dengan nama member Taplus. Sesuai dengan namanya, akun ini diperuntukkan bagi pegawai atau anggota perusahaan/lembaga/organisasi/sejenisnya yang bekerja di BNI. Artinya, tidak bisa dilakukan oleh publik.

Pelanggan mendapatkan kartu khusus. Desain oleh perusahaan atau organisasi. Selain sebagai identitas, juga bisa berfungsi seperti kartu debit. Belum lagi jaringan ATM BNI yang digunakan di ATM Bersama, Prima dan Link, tidak masalah. Bagaimana dengan layanan perbankan elektronik? Mereka juga mendapatkan fitur ini.

Cara mendapatkan akun Tappa adalah dengan menjadi pegawai atau anggota perusahaan/organisasi yang bekerja sama dengan BNI. Setoran awal, biaya administrasi, tarif ATM, dll ditentukan oleh PKS (Perjanjian Kerjasama).

4. BNI Taplus Muda

Dari namanya terlihat bahwa akun ini ditujukan untuk anak muda. Berdasarkan situs web BNI, hanya orang berusia antara 17 dan 35 tahun yang memenuhi syarat. Kurang, lebih baik buat BNI Taplus Anak. Sedangkan jika mau, Anda bisa memilih BNI Taplus biasa.

Biaya rendah menjadi keunggulan utama BNI Taplus Muda. Setoran awal hanya Rp10.000,00. Biaya manajemen per bulan Rp 5000,00. Bagian terbaiknya adalah tidak ada penyesuaian pada aturan saldo minimum. Artinya, isi dari tabungan Rs 0 tidak dikenakan denda.

Meski murah, BNI Taplus Muda tetap difasilitasi electronic banking. Anda bahkan dapat memilih untuk mendesain kartu ATM Anda sendiri. Meski terlihat berbeda, tenang saja, kartu tersebut bisa digunakan di ATM jaringan BNI, Prima, Link dan ATM Bersama. Dengan kata lain, ini juga dapat diandalkan untuk transfer antar bank.

5. BNI Taplus Muda Co-Brand

BNI Taplus Muda memiliki rekening derivatif milik sendiri. Sama seperti BNI Tappa, Co-Brand BNI Taplus Muda juga untuk koleksi terbatas. Mahasiswa khususnya pada perguruan tinggi yang bekerja sama dengan BNI.

Pemilik rekening ini menerima kartu ATM khusus. Fungsinya bisa sebagai identitas karena terdapat logo universitas. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai kartu ATM. Belum lagi penyediaan fasilitas perbankan elektronik.

Syarat untuk memiliki BNI Taplus Muda Co-Brand adalah mahasiswa di universitas tertentu. Soal setoran awal dan tarif lainnya tergantung PKS (Perjanjian Kerja Sama). Sedangkan biaya administrasi ditetapkan oleh BNI. Ini adalah Rs. 5000,00 per bulan. Masih sangat terjangkau.

6. BNI Taplus Anak

BNI juga telah memfasilitasi anak-anak di bawah usia 17 tahun. Tersedia akun Taplus Anak. Harapannya, karakter yang gemar menabung dapat dibentuk sejak dini.

Bahkan untuk anak-anak, nyatanya mereka tetap mendapatkan kartu ATM selain buku tabungan. Keduanya atas nama anak. Mereka sudah diberi kesempatan untuk belajar menggunakan ATM. Untuk orang tua, jangan khawatir. Anda masih bisa memantaunya melalui notifikasi SMS.

Usia di bawah 17 tahun tidak memiliki KTP. Jadi syarat pembukaan rekening BNI Taplus Anak adalah Kartu Pelajar/Paspor/Kartu Keluarga (KK). Selain mendampingi orang tua, mereka juga harus mengisi formulir persetujuan saat membuka rekening.

7. BNI Taplus Anak Co-Brand

Tipe ini sebanding dengan BNI Tappa dan BNI Taplus Muda Co-Brand. Tentu saja tujuannya bukan untuk mahasiswa apalagi staf. Anak usia 0-17 tahun masih bersekolah. Artinya akun ini diperuntukan bagi siswa yang sekolahnya bekerjasama dengan BNI.

Pemegang rekening berhak mendapatkan kartu khusus dengan desain yang ditempelkan pada logo sekolah. Kartu tersebut berfungsi sebagai identitas sekaligus sebagai kartu debit. Selain untuk menyalakan ATM, juga dapat digunakan di CDM. Dengan cara ini setoran tunai dapat dilakukan melalui mesin tanpa harus antre di kantor cabang BNI.

Persyaratannya sangat menantang sehingga pihak sekolah bisa bekerjasama dengan BNI. Salah satunya adalah jumlah siswa minimal 500 siswa. Mereka semua harus membuka rekening co-branded BNI Taplus Anak. Setelah itu, minimal jangka waktu perjanjian adalah 3 tahun.

8. BNI Tapenas

BNI Tapenas sangat ideal bagi masyarakat yang sangat ingin menabung. Alasannya, keseimbangan tidak bisa dianggap remeh. Tetapi Anda harus menunggu dalam jangka waktu tertentu. Ini adalah 2 sampai 18 tahun. Setelah matang, itu bisa dihabiskan.

Selain jangka waktu, BNI Tapenas juga menetapkan besaran simpanan per bulan. Pilihannya berkisar dari Rp100.000 hingga Rp5.000.000. Terlepas dari ketelitian, ada keuntungan yang jelas: perhatian yang lebih besar. Selain itu, nasabah mendapatkan manfaat asuransi tanpa harus membayar premi.

Pembuat rekening BNI Tapenas berusia minimal 17 tahun atau maksimal 65 tahun pada saat jatuh tempo. Dokumen yang dipersyaratkan adalah KTP dan rekening BNI lainnya sebagai afiliasi (misalnya BNI Taplus). Pokok dan bunga akan secara otomatis ditransfer ke rekening anak perusahaan pada saat jatuh tempo.

9. BNI Pandai

Tidak semua daerah memiliki kantor cabang BNI. Untuk itu, sejak 6 Februari 2015, BNI meluncurkan produk BNI Pandai. Dengan itu, masyarakat dapat melakukan aktivitas perbankan tanpa harus pergi ke kantor cabang. Datang saja ke agen yang ditunjuk.

BNI Pandai untuk perorangan. Syarat dan biaya pengelolaan sangat ringan. Setoran awal, setoran berikutnya, dan saldo minimum tidak dibatasi. Apa saja bisa diperdagangkan. Namun, bila jumlahnya lebih dari 20 juta rupiah, Anda diharuskan membuka rekening jenis lain di cabang resmi BNI.

10. BNI Haji

Rekening BNI Haji cocok untuk nasabah yang berencana beribadah di Tanah Suci. Syarat untuk membuatnya adalah setoran awal Rp 500.000,00 dan memiliki rekening afiliasi berupa BNI Taplus, BNI Taplus Bisnis dan rekening giro. Setoran berikutnya dapat diatur untuk mendebit rekening secara otomatis.

Tidak hanya pendebetan otomatis, tetapi setoran juga dapat ditransfer dengan cara lain. Ini termasuk SMS banking, mobile banking, internet banking atau setoran tunai di kantor cabang. Keuntungan lain dari memiliki akun ini adalah mendapatkan asuransi warisan dan beasiswa. Jumlahnya maksimal 30 juta rupiah.

11. BNI Dollar

Nilai tukar dolar lebih stabil. Maka tidak heran jika sebagian orang ingin menabung dalam valuta asing. BNI memfasilitasinya dengan rekening BNI Dollar. Jenisnya bisa dalam dolar AS (USD), dolar Singapura (SGD), dan dolar Australia (AUD).

Persyaratan untuk membuat akun ini sederhana. Setoran awal hanya 100 USD/SGD/AUD. Rupiah bisa dipakai dulu. Yang penting adalah jumlah yang setara pada saat transfer. Dokumen yang diperlukan adalah kartu identitas bagi warga negara Indonesia. Sedangkan WNA menggunakan paspor dan disertai KIMS/KITAS/KITAP.

Fitur yang didapatkan adalah buku tabungan dan kartu ATM BNI dollar. Dengan itu, nasabah dapat melakukan penarikan di ATM manapun. Ketika Anda berada di Indonesia, uangnya mungkin dalam rupiah. Jika Anda ingin dolar pastikan di outlet dan mereka menyediakan.

12. BNI SimPel (Simpanan Pelajar)

BNI SimPel secara khusus menyasar siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, Madrasah (MI, MTs, MA) dan sederajat. Selain siswa, mereka tidak diperbolehkan melakukannya meskipun berusia di bawah 17 tahun. mengapa? Buka rekening yang tidak ada di kantor cabang. Namun di sekolah-sekolah yang bekerjasama dengan BNI.

Akun pelajar privat bisa dijamin dengan biaya administrasi yang murah. Setelah dicek ternyata benar. Setoran awal hanya membutuhkan Rp 5000,00. Setoran selanjutnya lebih kecil yaitu Rp. 1,000.00. Biaya bulanan untuk buku tabungan gratis. Tapi kartunya Rp. 1.000,00

Ya, Tabungan Mahasiswa BNI memiliki fitur buku tabungan dan kartu ATM. Kemampuannya cukup “kuat”: bisa digunakan di jaringan ATM BNI, ATM Bersama, Prima dan Link.

13. TabunganKu BNI

TabunganKu BNI sangat cocok bagi masyarakat yang ingin menabung dengan setup yang mudah dan biaya yang murah. mengapa? Produk ini merupakan program pemerintah sejak tahun 2010. Tujuan dari produk ini adalah untuk mempromosikan pemberian minat pada masyarakat.

Oleh karena itu, persyaratan untuk membuat TabunganKu sangat ringan. Tersedia juga di bank lain seperti BRI, BCA, Mandiri, dll. Namun, karena masing-masing menerapkan jenis kustom, aturan dan ketentuan dapat bervariasi.

Di BNI, persyaratan untuk membuat TabunganKu membutuhkan setoran awal sebesar Rp20.000. Gratis biaya administrasi bulanan. Meski murah, nasabah mendapatkan fitur kartu ATM dan buku tabungan.

14. BNI Deposito

BNI Deposito cocok untuk masyarakat yang memang ingin berhemat. Sangat mirip dengan BNI Tapenas di atas. Bedanya, setoran tidak perlu ditambahkan ke setoran setiap bulan. Hanya sekali saat dibuka. Namun dalam jumlah yang layak: Minimal Rp 10.000.000,00.

Kemudian tentukan periode pertukaran. Jangka waktunya bisa 1, 3, 6, 12 atau 24 bulan. Setelah jatuh tempo, deposito dapat ditarik. Ini adalah pengembalian bunga yang tinggi yang membuat pemegang rekening deposito menguntungkan. Besarannya berkisar 4-5,5%.

Syarat melakukan setoran BNI harus memiliki rekening afiliasi. Bisa Taplus, Taplus Bisnis, atau Giro. Prosesnya bisa dilakukan secara online dari rumah atau dengan mengunjungi kantor cabang terdekat. Bukti kepemilikan bukanlah buku tabungan atau kartu ATM, melainkan billet.

Berikut adalah jenis-jenis rekening tabungan Bank BNI. Jika Anda tidak menemukan yang cocok karena kekurangan, Anda dapat membuat lebih dari satu. Dengan cara ini, kelemahan dapat ditutupi oleh kekuatan lain. Tentu saja, biaya administrasi juga berlipat ganda.